SD & SLTPSekolah MenengahPerguruan TinggiPendidikan Network IndonesiaSains & TeknologiTeknologi & PendidikanE-MajalaH IndonesiaTeknologi Pendidikan Indonesia
Halaman UtamaSoftware KomputerHardware KomputerBahan PembelajaranLembaga & Sekolah TI
 HOME/Situs Berita Kita
 Teknologi/Pembelajaran
 Berita Khusus Kegiatan
 Info Teknologi Baru
 Mengenai E-Teknologi
 Konservasi PerAiran
  
Conservation PerAiran

  
 PariWisata PerAiran
  
Pariwisata PerAiran

  
 Berita Penerbangan
  
Pendidikan Penerbangan

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  
 
Robot, Mahal meskipun Makin Diminati Pelajar
By admin
Monday, June 08, 2009 10:06:00 Clicks: 306 Send to a friend Print Version
Robot, Mahal meskipun Makin Diminati Pelajar

Senin, 8 Juni 2009 | 10:06 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Aris Prasetyo

SIDOARJO, KOMPAS.com ? Robot semakin diminati pelajar Indonesia. Hal itu antara lain terlihat dari banyaknya peserta kompetisi robot untuk pelajar SD dan SMP, Minggu (7/6) di GOR Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.

Peserta yang datang sebanyak 46 tim yang berasal dari Jawa, Bali, dan Sumatera. Selain pesertanya cukup banyak, robot yang ditampilkan juga sangat bervariasi. Hal ini menunjukkan minat dan potensi pelajar terhadap robot cukup tinggi.

Meski demikian, potensi itu terkendala dalam perkembangannya karena mahalnya harga komponen robot yang sebagian besar masih harus diimpor dari Jepang, Korea, dan Jerman. ?Tingginya bea masuk yang menyebabkan komponen robot menjadi mahal,? kata Yudi Triwibowo, Ketua M-Roboty Club, Minggu (7/6).

Lomba di Sidoarjo dibagi menjadi tiga kategori, yaitu line tracer, maze zolving robot, dan carier machine robot. Para peserta ditantang untuk membuat dan mengoperasikan robot yang paling konsisten dan paling tepat mengikuti garis, ada juga kriteria penilaian robot yang paling terampil menghadapi berbagai rintangan, serta robot yang paling mampu mengangkat beban.

Tingkat kesulitan dan kriteria penilaian pada lomba disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta.

Ekstrakurikuler

Yudi menambahkan, teknologi robot sebenarnya bisa dipelajari secara sederhana bagi pelajar tingkat dasar dan menengah. Hal ini disebabkan robot merupakan penerapan dari mata pelajaran di sekolah, seperti Matematika atau Fisika.

Ketua panitia kompetisi robot tersebut, Hidayatullah, mengatakan, hanya sebagian kecil sekolah yang memasukkan robot sebagai mata pelajaran atau ekstrakurikuler di sekolah. Padahal, minat pelajar terhadap robot sangat tinggi. Robot juga merangsang kreativitas anak, rasa ingin tahu, dan semangat untuk terus belajar karena banyak hal baru dalam robot.

Terbatasnya peluang untuk mempelajari robot di sekolah dengan cepat ditangkap sejumlah lembaga pendidikan. Kini sejumlah lembaga pendidikan di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang, membuka semacam pelatihan untuk merancang dan membuat robot bagi pelajar SD dan SMP.

Meski demikian, mahalnya komponen robot yang bisa mencapai Rp 4 juta per unit robot menjadi salah satu kendala pengembangan robot di kalangan pelajar. ?Jika bea masuk diturunkan, harga komponen robot tentu akan lebih murah sehingga minat pelajar terhadap robot bisa lebih disalurkan,? ujarnya.

Pelajar Indonesia pernah menjadi juara olimpiade robot internasional di Jepang pada tahun 2002.

Sumber : Kompas
http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/06/08/
10063942/Robot..Mahal.meskipun.Makin.Diminati.Pelajar

 
More E-Teknologi dan TIK Berita
. Pilih Android Demi Untung
. India Luncurkan Laptop Seharga Rp335.000
. DPR: E-Book Tak Bermanfaat di Pedesaan!
. Rendahnya Akses Internet, E-Book Tak Efektif
. CommunicAsia 2009 Dipadati Pengunjung
. Wah, SMKN 7 Samarinda Produksi Laptop Massal!
. A-Data Classic CH91, Harddisk Portabel nan Kompetitif
. Samsung S2 Portable, Harddisk Berfisik Paling Kecil
. Western Digital Caviar Green, Berkapasitas 2TB
. Harga Nokia N97 antara Netbook dan Notebook
 E-TEKNOLOGI DAN TIK
India Luncurkan Laptop Seharga Rp335.000
Pilih Android Demi Untung
Rendahnya Akses Internet, E-Book Tak Efektif
DPR: E-Book Tak Bermanfaat di Pedesaan!
CommunicAsia 2009 Dipadati Pengunjung
Wah, SMKN 7 Samarinda Produksi Laptop Massal!
Harga Nokia N97 antara Netbook dan Notebook
Western Digital Caviar Green, Berkapasitas 2TB
Samsung S2 Portable, Harddisk Berfisik Paling Kecil
A-Data Classic CH91, Harddisk Portabel nan Kompetitif
Robot, Mahal meskipun Makin Diminati Pelajar
Industri Kreatif TI akan Naik 20 Persen
ITS Mulai Bangun Pusat Ilmu Robotika Nasional
Industri Digital Indonesia Tumbuh 100 Persen pada 2010
Satu Guru Satu Laptop